MEDIA UTAMA GROUP

CV. Media Utama Group Dorong Penguatan Industri Garam Berbasis Kualitas

www.mediautamagroup.com.ǁSampang,23 April  2026-Upaya memperkuat industri garam nasional terus digencarkan oleh pelaku usaha di daerah, salah satunya melalui langkah strategis yang dilakukan oleh CV. Media Utama Group. Perusahaan yang berbasis di Kabupaten Sampang, Madura ini menunjukkan komitmennya dalam meningkatkan kualitas produksi garam guna memenuhi kebutuhan pasar domestik maupun industri.

Direktur CV. Media Utama Group, H. Mashuri, menegaskan bahwa peningkatan kualitas menjadi fokus utama dalam pengolahan garam di tengah persaingan industri yang semakin ketat. Menurutnya, selama ini tantangan terbesar industri garam lokal bukan hanya pada kuantitas produksi, tetapi juga standar kualitas yang harus mampu bersaing.

“Indonesia memiliki potensi garam yang sangat besar, khususnya di wilayah Madura. Namun, tanpa pengolahan yang baik dan standar kualitas yang tinggi, kita akan terus tertinggal. Karena itu, kami berupaya menghadirkan proses produksi yang lebih modern dan terstandarisasi,” ujar H. Mashuri

Pabrik pengolahan garam milik CV. Media Utama Group yang berlokasi di Sampang menjadi salah satu contoh pengembangan industri berbasis daerah yang mulai bertransformasi. Dengan memanfaatkan teknologi pengolahan yang lebih efisien, perusahaan ini mampu meningkatkan kadar NaCl serta mengurangi kandungan zat pengotor dalam garam yang dihasilkan.

Langkah tersebut dinilai penting, terutama untuk memenuhi kebutuhan garam industri yang mensyaratkan spesifikasi tertentu, seperti untuk sektor makanan, farmasi, hingga kimia. Selama ini, sebagian kebutuhan tersebut masih dipenuhi melalui impor, yang menjadi tantangan bagi produsen lokal.

Selain fokus pada kualitas, CV. Media Utama Group juga berupaya memberdayakan petani garam lokal. Perusahaan menjalin kemitraan dengan petambak di sekitar wilayah Sampang dan Madura secara umum, dengan memberikan pendampingan teknis serta kepastian penyerapan hasil produksi.

“Petani adalah bagian penting dari rantai produksi. Kami tidak hanya membeli hasil mereka, tetapi juga membantu meningkatkan metode produksi agar kualitas garam sejak dari tambak sudah lebih baik,” jelasnya.

Program pemberdayaan ini mencakup pelatihan penggunaan teknologi geomembran, teknik kristalisasi yang lebih optimal, hingga manajemen panen garam. Dengan demikian, hasil produksi petani dapat langsung memenuhi standar pengolahan di pabrik tanpa memerlukan proses pemurnian yang terlalu panjang.

Pemerintah sendiri dalam beberapa tahun terakhir terus mendorong swasembada garam nasional. Kehadiran perusahaan seperti CV. Media Utama Group dinilai sejalan dengan upaya tersebut, terutama dalam memperkuat industri garam berbasis kualitas dan nilai tambah.

H.Mashuri berharap dukungan dari berbagai pihak, termasuk pemerintah dan lembaga terkait, dapat terus ditingkatkan. Ia menilai kolaborasi menjadi kunci dalam membangun ekosistem industri garam yang kuat dan berkelanjutan.

“Kami optimistis, jika semua pihak bergerak bersama—petani, pelaku usaha, dan pemerintah—maka garam lokal tidak hanya mampu memenuhi kebutuhan nasional, tetapi juga berpotensi menembus pasar ekspor,” ujarnya.

CV.Media Utama Group berencana memperluas kapasitas produksi serta mengembangkan diversifikasi produk garam olahan. Langkah ini diharapkan dapat meningkatkan daya saing sekaligus memberikan kontribusi nyata terhadap perekonomian daerah.

Dengan berbagai upaya tersebut, perusahaan ini menunjukkan bahwa industri garam lokal memiliki peluang besar untuk berkembang, asalkan didukung oleh inovasi, kualitas, dan kolaborasi yang berkelanjutan.

 

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Scroll to Top