www.mediautamagroup.com.ǁSampang,29 Mei 2026-Industri garam nasional terus menghadapi berbagai tantangan, mulai dari fluktuasi produksi, persaingan pasar, hingga kebutuhan peningkatan kualitas agar mampu bersaing secara nasional maupun global. Di tengah dinamika tersebut, CV. Media Utama Group hadir sebagai salah satu perusahaan pengolahan garam yang aktif mendorong penguatan ekosistem industri garam Indonesia melalui inovasi produksi, pemberdayaan petani, dan pengembangan kualitas produk berstandar nasional.
Berlokasi di Kabupaten Sampang, Madura, Jawa Timur, perusahaan yang dipimpin oleh Direktur Utama H. Mashuri ini terus memperkuat perannya sebagai produsen garam konsumsi beryodium yang mengedepankan mutu, higienitas, dan keberlanjutan industri lokal. Madura sendiri dikenal sebagai salah satu sentra penghasil garam terbesar di Indonesia dengan potensi sumber daya alam yang melimpah.
Dalam keterangannya, H. Mashuri menegaskan bahwa penguatan industri garam tidak hanya bergantung pada hasil produksi semata, melainkan juga pada terciptanya ekosistem yang sehat antara perusahaan, petani garam, distribusi pasar, hingga dukungan teknologi pengolahan modern.
“Industri garam Indonesia harus dibangun secara bersama-sama. Kami percaya bahwa kualitas produk, kesejahteraan petani, serta inovasi pengolahan menjadi fondasi utama untuk memperkuat daya saing garam nasional,” ujar H. Mashuri.
Sebagai perusahaan pengolahan garam yang tumbuh dari kawasan pesisir Madura, CV. Media Utama Group memiliki komitmen besar terhadap pemberdayaan petani garam lokal. Perusahaan menjalin kemitraan dengan para petani di wilayah Sampang dan sekitarnya guna memastikan pasokan bahan baku tetap berkualitas sekaligus membantu meningkatkan kesejahteraan masyarakat pesisir.
Melalui pola kemitraan tersebut, perusahaan tidak hanya melakukan pembelian hasil panen petani, tetapi juga memberikan pendampingan terkait teknik produksi, pengelolaan kualitas, hingga pemanfaatan teknologi modern dalam proses panen garam. Pendekatan ini dinilai mampu meningkatkan nilai jual garam rakyat sekaligus menjaga stabilitas pasokan industri.
CV.Media Utama Group juga dikenal konsisten menerapkan sistem produksi modern dalam proses pengolahan garam. Fasilitas pabrik yang berada di kawasan Pangarengan, Sampang, telah dilengkapi dengan proses pencucian, pemurnian, pengeringan, dan penyaringan garam sesuai standar industri pangan nasional.
Perusahaan memastikan setiap tahapan produksi berjalan melalui kontrol kualitas yang ketat guna menghasilkan garam konsumsi yang higienis, aman, dan memiliki kandungan yodium sesuai standar kesehatan. Selain itu, pengujian laboratorium secara berkala juga dilakukan untuk menjaga konsistensi mutu produk yang dipasarkan ke berbagai daerah di Indonesia.
Komitmen terhadap kualitas tersebut dibuktikan dengan berbagai pengembangan produk garam konsumsi beryodium yang telah dipasarkan secara luas. Sejumlah merek garam produksi perusahaan hadir dengan kemasan modern dan telah memiliki izin edar sesuai ketentuan yang berlaku.
Tidak hanya berfokus pada produksi, perusahaan juga berupaya membangun kesadaran masyarakat mengenai pentingnya konsumsi garam beryodium untuk kesehatan. Menurut H. Mashuri, edukasi konsumen menjadi bagian penting dalam membangun industri garam yang berkelanjutan.
“Kami ingin masyarakat tidak hanya mengenal garam sebagai kebutuhan dapur, tetapi juga memahami pentingnya kualitas dan kandungan yodium bagi kesehatan keluarga,” jelasnya.
Di sisi lain, CV. Media Utama Group turut membuka lapangan pekerjaan bagi masyarakat sekitar pabrik. Dengan memanfaatkan tenaga kerja lokal, perusahaan dinilai mampu memberikan dampak ekonomi positif bagi kawasan pesisir Madura, khususnya Kabupaten Sampang.
Keberadaan industri pengolahan garam modern seperti CV. Media Utama Group juga menjadi bagian penting dalam mendukung program ketahanan pangan nasional. Garam sebagai salah satu komoditas strategis memiliki peran besar dalam kebutuhan rumah tangga maupun industri, sehingga peningkatan kualitas dan kapasitas produksi dalam negeri menjadi langkah yang sangat diperlukan.
, perusahaan terus melakukan pengembangan kapasitas produksi serta memperluas jaringan distribusi ke berbagai wilayah di Indonesia. Langkah tersebut dilakukan sebagai upaya memperkuat posisi garam lokal agar mampu bersaing dengan produk luar negeri.
Selain fokus pada aspek bisnis, perusahaan juga mulai menerapkan prinsip keberlanjutan dalam operasionalnya, termasuk pengelolaan lingkungan produksi dan efisiensi proses pengolahan. Hal ini dilakukan agar industri garam dapat tumbuh secara sehat tanpa mengabaikan keseimbangan lingkungan pesisir yang menjadi sumber utama bahan baku.
Dengan pengalaman panjang di bidang pengolahan garam serta dukungan sumber daya manusia lokal, CV. Media Utama Group optimistis industri garam Indonesia memiliki peluang besar untuk terus berkembang. Perusahaan berharap sinergi antara pemerintah, pelaku industri, dan petani garam dapat semakin diperkuat demi menciptakan ekosistem industri garam nasional yang mandiri, modern, dan berdaya saing tinggi.
“Kami ingin garam Madura semakin dikenal karena kualitasnya. Bukan hanya menjadi produk lokal, tetapi juga menjadi kebanggaan industri nasional,” tutup H. Mashuri.