www.mediautamagroup.com.ǁSampang,15 Agustus 2026-CV.Media Utama Group terus memperkuat posisinya sebagai salah satu pelaku usaha di sektor produksi dan pengolahan garam dengan menempatkan kualitas, konsistensi produksi, efisiensi, serta kemampuan memenuhi kebutuhan pasar sebagai bagian penting dari strategi pengembangan perusahaan.
Perusahaan yang memiliki fasilitas produksi di Dusun Gubbu Barat, Desa Ragung, Kecamatan Pangarengan, Kabupaten Sampang, Madura, tersebut menjalankan kegiatan usaha pada bidang produksi dan pengolahan garam. Di bawah kepemimpinan Direktur H. Mashuri, CV. Media Utama Group berupaya membangun daya saing melalui penguatan proses produksi dan peningkatan nilai tambah komoditas garam.
Penguatan daya saing tersebut menjadi semakin penting seiring perkembangan industri pangan nasional yang menuntut produsen tidak hanya mampu menghasilkan produk dalam jumlah yang memadai, tetapi juga menjaga mutu, keamanan pangan, kontinuitas pasokan, serta konsistensi karakteristik produk.
Secara nasional, industri pangan merupakan salah satu sektor manufaktur yang memiliki peran strategis dalam mendukung pertumbuhan ekonomi dan ketahanan pangan. Kementerian Perindustrian juga menempatkan inovasi dan peningkatan nilai tambah produk berbasis sumber daya lokal sebagai salah satu faktor penting dalam memperkuat daya saing industri pangan Indonesia.
Bagi CV. Media Utama Group, kualitas bukan sekadar bagian akhir dari proses produksi, melainkan menjadi perhatian yang perlu dibangun sejak tahap awal pengolahan bahan baku hingga produk siap dipasarkan.
Dalam industri pengolahan garam, kualitas bahan baku, proses pemurnian atau pengolahan, pengeringan, pengayakan, pengendalian kadar air, hingga pengemasan memiliki keterkaitan terhadap karakteristik produk yang dihasilkan.
Karena itu, perusahaan memandang bahwa peningkatan daya saing harus dilakukan melalui pendekatan yang menyeluruh. Penguatan proses produksi perlu berjalan beriringan dengan pengendalian mutu, pemeliharaan fasilitas produksi, peningkatan kompetensi sumber daya manusia, serta pengelolaan distribusi yang efektif.
Langkah tersebut menjadi penting karena garam merupakan komoditas yang memiliki penggunaan luas, baik untuk kebutuhan konsumsi maupun berbagai aktivitas industri. Kementerian Perindustrian mencatat industri pengolahan garam sebagai salah satu subsektor yang mencakup produksi garam konsumsi beryodium.
Perubahan kebutuhan konsumen dan perkembangan saluran distribusi membuat persaingan industri garam semakin menuntut perusahaan untuk memiliki standar kerja yang lebih konsisten.
Produk tidak cukup hanya tersedia di pasar. Konsumen dan mitra usaha membutuhkan produk dengan mutu yang dapat diandalkan, pasokan yang berkesinambungan, kemasan yang sesuai, serta pelayanan yang mampu mendukung kebutuhan pasar.
Dalam konteks tersebut, CV. Media Utama Group terus mendorong penguatan kapasitas internal agar dapat memberikan produk yang kompetitif di pasar nasional.
Direktur CV. Media Utama Group, H. Mashuri, menempatkan konsistensi sebagai salah satu prinsip penting dalam pengembangan perusahaan. Menurutnya, daya saing tidak dibangun dalam waktu singkat, tetapi melalui proses yang berkelanjutan.
“Bagi kami, daya saing dibangun dari konsistensi. Kualitas produk harus dijaga, proses produksi harus terus diperbaiki, dan kebutuhan pasar harus menjadi perhatian dalam setiap pengambilan keputusan perusahaan,” ujar H. Mashuri.
Menurutnya, industri pengolahan garam memiliki peluang yang besar karena garam merupakan komoditas yang dibutuhkan oleh masyarakat dan berbagai sektor usaha. Namun, peluang tersebut harus diikuti dengan kemampuan perusahaan dalam menjaga mutu dan meningkatkan efisiensi.
Salah satu fokus utama CV. Media Utama Group adalah memperkuat sistem produksi agar setiap tahapan dapat berjalan secara lebih terukur dan terkontrol.
Penguatan tersebut dapat mencakup penataan alur produksi, pengawasan bahan baku, pemeliharaan mesin dan fasilitas, pengendalian kebersihan area produksi, hingga pengawasan produk sebelum didistribusikan.
Pendekatan sistematis diperlukan agar perusahaan mampu menjaga keseragaman produk dari waktu ke waktu. Konsistensi tersebut pada akhirnya menjadi salah satu modal penting dalam membangun kepercayaan konsumen dan mitra bisnis.
Dalam industri pangan, aspek standardisasi memiliki posisi penting. Regulasi terbaru juga menunjukkan semakin kuatnya perhatian pemerintah terhadap standar garam konsumsi beryodium. Permenperin Nomor 16 Tahun 2025 menetapkan pemberlakuan Standar Nasional Indonesia untuk garam konsumsi beryodium secara wajib, dengan tujuan antara lain menjamin keamanan, kesehatan, keselamatan konsumen, sekaligus meningkatkan daya saing, efisiensi, dan kinerja industri garam konsumsi beryodium.
Sementara itu, SNI 3556:2024 tercatat sebagai standar untuk garam konsumsi beriodium dalam layanan sertifikasi produk Kementerian Perindustrian.
Perkembangan regulasi tersebut menjadi gambaran bahwa industri garam nasional semakin diarahkan untuk memiliki sistem produksi yang memenuhi persyaratan mutu dan keamanan pangan.
Mendorong Efisiensi dan Nilai Tambah
Selain kualitas, efisiensi menjadi faktor lain yang tidak kalah penting dalam meningkatkan daya saing.
Biaya bahan baku, energi, tenaga kerja, pemeliharaan fasilitas, pengemasan, hingga distribusi menjadi bagian dari struktur biaya yang perlu dikelola secara cermat.
CV.Media Utama Group melihat efisiensi bukan semata-mata sebagai upaya menekan biaya produksi, tetapi juga sebagai langkah untuk meningkatkan produktivitas dan mengurangi potensi pemborosan pada setiap tahapan kegiatan usaha.
Dengan proses yang lebih efisien, perusahaan memiliki ruang yang lebih besar untuk mempertahankan harga yang kompetitif sekaligus menjaga kualitas produk.
Di sisi lain, pengolahan garam memberikan peluang bagi perusahaan untuk meningkatkan nilai tambah komoditas yang berasal dari sentra produksi garam. Produk yang sebelumnya berupa bahan baku dapat diproses menjadi produk dengan nilai ekonomi yang lebih tinggi melalui tahapan pengolahan, pemurnian, pengeringan, pengayakan, dan pengemasan sesuai kebutuhan pasar.
Penguatan teknologi dan fasilitas produksi tidak akan berjalan maksimal tanpa dukungan sumber daya manusia yang memiliki kemampuan dan pemahaman terhadap proses kerja.
Karena itu, peningkatan kompetensi tenaga kerja menjadi bagian penting dalam menjaga keberlanjutan kegiatan produksi.
Karyawan yang memahami prosedur kerja, pengendalian mutu, kebersihan, keselamatan kerja, serta karakteristik bahan baku akan membantu perusahaan menciptakan proses produksi yang lebih konsisten.
CV.Media Utama Group juga memandang bahwa budaya kerja yang disiplin perlu dibangun secara berkelanjutan. Setiap personel memiliki peranan dalam menjaga kualitas produk, mulai dari penerimaan bahan baku hingga produk selesai dan siap dikirim kepada pelanggan.
Bagi perusahaan pengolahan pangan, kepercayaan merupakan aset yang sangat penting. Sekali konsumen mendapatkan pengalaman positif terhadap suatu produk, kepercayaan tersebut dapat menjadi dasar bagi hubungan jangka panjang.
Sebaliknya, ketidakkonsistenan mutu dapat memengaruhi persepsi pasar.
Karena itu, CV. Media Utama Group berupaya menjadikan kualitas sebagai bagian dari identitas perusahaan. Produk garam yang dihasilkan tidak hanya diarahkan untuk memenuhi kebutuhan pasar dari sisi kuantitas, tetapi juga diharapkan memiliki mutu yang konsisten sesuai peruntukannya.
Kementerian Perindustrian sendiri menekankan pentingnya pemenuhan standar keamanan pangan dan sistem manajemen mutu bagi industri pengolahan garam konsumsi beryodium. Dalam materi pembinaan IKM, Kemenperin menjelaskan bahwa produsen garam konsumsi beryodium perlu memenuhi parameter mutu dan persyaratan keamanan pangan yang ditetapkan dalam standar.
Hal tersebut memperlihatkan bahwa peningkatan daya saing industri garam tidak dapat dilepaskan dari penguatan standardisasi.
Beroperasi di wilayah Kabupaten Sampang, Madura, CV. Media Utama Group berada dalam ekosistem daerah yang memiliki keterkaitan kuat dengan komoditas garam.
Madura selama ini dikenal sebagai salah satu wilayah penting dalam aktivitas produksi garam nasional. Keberadaan industri pengolahan memberikan peluang untuk menciptakan nilai tambah lebih besar terhadap komoditas tersebut.
Bagi CV. Media Utama Group, posisi perusahaan di Madura bukan hanya menjadi lokasi kegiatan produksi, tetapi juga menjadi bagian dari identitas dan potensi pengembangan usaha.
Dengan pengolahan yang lebih terstruktur, komoditas garam dapat memiliki nilai ekonomi yang lebih tinggi sekaligus membuka peluang pengembangan pasar yang lebih luas.
Perusahaan melihat bahwa penguatan industri pengolahan di daerah dapat memberikan dampak positif terhadap rantai ekonomi lokal, termasuk kebutuhan tenaga kerja, jasa transportasi, pengemasan, perdagangan bahan pendukung, dan berbagai aktivitas ekonomi lainnya yang terkait dengan industri garam.
Persaingan pasar nasional menuntut perusahaan untuk terus melakukan evaluasi.
Tidak hanya persoalan harga, perusahaan harus mampu menawarkan kombinasi antara kualitas, kontinuitas pasokan, ketepatan pengiriman, pelayanan, dan kemampuan memenuhi spesifikasi pelanggan.
Atas dasar itu, CV. Media Utama Group mengembangkan pendekatan bisnis yang menempatkan kebutuhan pelanggan sebagai salah satu pertimbangan dalam pengembangan produk dan proses produksi.
Perusahaan juga menyadari bahwa karakteristik setiap segmen pasar dapat berbeda. Kebutuhan konsumen rumah tangga, distributor, pedagang, maupun pelaku industri dapat memiliki spesifikasi dan volume yang tidak sama.
Kemampuan membaca kebutuhan tersebut menjadi salah satu faktor yang dapat memperkuat posisi perusahaan di tengah persaingan.
Standardisasi tidak hanya dipandang sebagai kewajiban administratif, tetapi juga dapat menjadi instrumen untuk membangun kepercayaan pasar.
Dengan standar yang jelas, produsen memiliki parameter yang dapat digunakan untuk mengendalikan mutu. Sementara konsumen memperoleh kepastian bahwa produk diproses berdasarkan persyaratan yang telah ditetapkan.
Pemerintah melalui regulasi terbaru semakin menegaskan posisi standardisasi dalam industri garam konsumsi beryodium. Permenperin Nomor 16 Tahun 2025 secara eksplisit mengaitkan pemberlakuan SNI wajib dengan upaya meningkatkan daya saing, efisiensi, dan kinerja industri.
Bagi pelaku industri seperti CV. Media Utama Group, perkembangan tersebut menjadi dorongan untuk terus meningkatkan tata kelola produksi dan memastikan setiap proses berjalan sesuai prinsip mutu dan keamanan pangan yang berlaku.
Dalam jangka panjang, CV. Media Utama Group tidak hanya berorientasi pada peningkatan volume produksi, tetapi juga pada pembangunan fondasi bisnis yang berkelanjutan.
Keberlanjutan tersebut mencakup kualitas produk, efisiensi operasional, pengembangan sumber daya manusia, pemeliharaan fasilitas produksi, hubungan dengan mitra usaha, serta kemampuan perusahaan dalam beradaptasi terhadap perubahan pasar.
Perusahaan menyadari bahwa industri garam memiliki tantangan yang cukup kompleks, mulai dari ketersediaan bahan baku, perubahan kondisi produksi garam rakyat, fluktuasi biaya logistik, tuntutan standar mutu, hingga perubahan kebutuhan pasar.
Karena itu, kemampuan beradaptasi menjadi salah satu kunci untuk mempertahankan pertumbuhan.
H.Mashuri menegaskan bahwa perusahaan akan terus mendorong perbaikan internal dan memperkuat fondasi usaha.
“Kami ingin CV. Media Utama Group terus berkembang dengan dasar yang kuat. Bukan hanya mengejar pertumbuhan, tetapi juga menjaga kualitas, membangun kepercayaan pelanggan, dan memberikan nilai tambah terhadap komoditas garam,” jelasnya.
Dengan berbagai langkah penguatan tersebut, CV. Media Utama Group optimistis dapat meningkatkan daya saing produk garam di pasar nasional.
Perusahaan melihat bahwa kebutuhan terhadap garam akan terus berjalan seiring dengan aktivitas konsumsi masyarakat dan perkembangan berbagai sektor industri.
Peluang tersebut menjadi dasar bagi perusahaan untuk terus memperbaiki kapasitas dan kualitas produksi.
Ke depan, perusahaan juga memiliki peluang untuk mengembangkan diversifikasi produk sesuai kebutuhan pasar, memperkuat jaringan distribusi, meningkatkan efisiensi proses produksi, serta membangun kerja sama dengan berbagai mitra usaha.
Langkah tersebut diharapkan dapat membuat CV. Media Utama Group memiliki fondasi yang lebih kuat dalam menghadapi dinamika industri garam nasional.
Berangkat dari fasilitas produksinya di Dusun Gubbu Barat, Desa Ragung, Kecamatan Pangarengan, Sampang, Madura, CV. Media Utama Group terus menempatkan kualitas dan konsistensi sebagai bagian penting dari perjalanan perusahaan.
Di bawah kepemimpinan Direktur H. Mashuri, perusahaan berupaya mengembangkan kegiatan produksi dan pengolahan garam dengan pendekatan yang semakin profesional dan berorientasi pada kebutuhan pasar.
Bagi CV. Media Utama Group, meningkatkan daya saing bukan hanya tentang memenangkan persaingan harga. Lebih jauh, daya saing dibangun melalui kemampuan menghasilkan produk yang konsisten, menjaga kepercayaan pelanggan, meningkatkan efisiensi, memenuhi standar yang berlaku, serta mampu beradaptasi dengan perkembangan industri.
Dengan komitmen tersebut, CV. Media Utama Group menegaskan ambisinya untuk terus mengambil bagian dalam penguatan industri pengolahan garam nasional sekaligus meningkatkan nilai tambah komoditas garam dari Madura.